Terdapat batang
atau daun yang melekat pada buku atau internodus, termasuk daun majemuk
menyirip gasal, tidak sempurna. Bunga tumbuh di ketiak, kuncup aksiler yang
merupakan bunga sempurna karena terdapat putik dan benang sari sehingga dapat
langsung terjadi pembuahan. Bisa juga pada ujung batang terdapat kuncup
terminal.
System akar:
Tunggang atau dikotil.
Tanaman tomat
berasal dari Amerika tropis, ditanam sebagai tanaman buah di ladang,
pekarangan, atau ditemukan liar pada ketinggian 1--1600 m dpl. Tanaman ini
tidak tahan hujan, sinar matahari terik, serta menghendaki tanah yang gembur
dan subur. Terna setahun ini tumbuh tegak atau bersandar pada tanaman lain,
tinggi 0,5--2,5 m, bercabang banyak, berambut, dan berbau kuat. Batang bulat,
menebal pada buku-bukunya, berambut kasar warnanya hijau keputihan. Daun
majemuk menyirip, letak berseling, bentuknya bulat telur sampai memanjang,
ujung runcing (acutus), pangkal membulat, helaian daun yang besar tepinya
berlekuk, helaian yang lebih kecil tepinya bergerigi, panjang 10--40 cm, warnanya
hijau muda. Bunga majemuk, berkumpul dalam rangkaian berupa tandan, bertangkai,
mahkota berbentuk bintang, warnanya kuning. Buahnya buah buni, berdaging,
kulitnya tipis licin mengkilap, beragam dalam bentuk maupun ukurannya, warnanya
kuning atau merah. Bijinya banyak, pipih, warnanya kuning kecokelatan. Buah
tomat bisa dimakan langsung, dibuat jus, saus tomat, dimasak, dibuat sambal
goreng, atau dibuat acar tomat. Pucuk atau
daun muda bisa
disayur.
Ciri:
Perdu semusim,
berbatang lemah dan basah. Daunnya berbentuk segitiga. Bunganya berwarna
kuning. Buahnya buah buni, hijau waktu muda dan kuning atau merah waktu tua.
Berbiji banyak, berbentuk bulat pipih, putih atau krem, kulit biji berbulu.
Perbanyakan dengan biji kadang-kadang dengan setek batang cabang yang telah
tua.

Post A Comment:
0 comments: